Inilah Ciri dan Bahaya Kanker Serviks Stadium 4

Maret 25, 2020 By karim6000

Kanker leher rahim atau sering disebut dengan kanker serviks merupakan salah satu penyakit mematikan yang mengancam diri seorang wanita. Kondisi penyakit yang menyerang organ intim wanita ini sendiri terbagi dalam beberapa tingkatan atau yang biasa disebut dengan stadium. Stadium 4 merupakan tingkatan paling tinggi atau membahayakan bagi diri penderitanya. Pada tahapan stadium 4 ini, biasanya kanker yang di idap oleh penderita telah menyebar kebagian tubuh lainnya, sehingga pengobatan secara intens pun harus dilakukan. Kanker serviks stadium 4  yang dialami wanita ini biasanya memiliki beberapa ciri yang dapat mengidentifikasikan penyakit tersebut.

Pada stadium 4 ini penyakit kanker serviks dibagi dalam dua tingkatan yang berbeda, yaitu stadium 4A dan stadium 4B. Untuk stadium 4A kanker selain menyerang mulut rahim, juga telah menyebar pada bagian kandung kemih serta rektum atau bagian akhir dari usus besar. Untuk stadium 4B sendiri penyakit kanker mulut rahim ini telah menyebar pada bagian organ tubuh lainnya seperti paru-paru, hati dan kelenjar getah bening. Penyebaran kanker inilah yang kemudian dapat memunculkan berbagai keluhan dan gangguan kesehatan pada organ lainnya. Oleh karena itu pengobatan secara intens untuk membunuh sel kanker sangat diperlukan oleh penderita kanker leher rahim yang telah memasuki stadium 4.

Berikut ini beberapa gejala dan ciri kanker serviks yang telah memasuki stadium 4, yang memang perlu kita ketahui sebagai seorang wanita, sehingga nantinya pencegahan dan pengobatan dapat segera didapatkan. Adapun ciri dari kanker tersebut antara lain adalah:

  • Nyeri yang berlebihan akan dialami oleh penderita terutama pada bagian pinggang bawah, perut bawah, serta bagian tulang.
  • Penderita akan kehilangan nafsu makan sehingga penurunan berat badan akan dialami, selain itu tubuh akan cepat merasa lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat.
  • Penderita akan mengalami inkonsistensia urine atau penurunan jumlah urine, dan terkadang juga akan mengalami urine darah.
  • Pembengkakan yang terjadi pada salah satu bagian tungkai penderita.
  • Sesak napas juga akan dialami oleh penderita yang biasanya diakibatkan oleh anemia yang terjadi karena pendarahan ataupun penyebaran sel kanker pada organ paru-paru.

Dalam stadium lanjut penderita kanker serviks juga dapat mengalami kebocoran urine dan tinja pada vagina, dimana hal ini disebabkan karena sel kanker telah merusak lapisan yang membatasi vagina dan kandung kemih, sehingga terbentuk saluran abnormal baru. Untuk pengobatan sendiri penderita kanker serviks biasanya akan diberikan terapi kemoterapi serta terapi pengobatan lainnya, tergantung tingkatan kanker yang mereka derita. Untuk fase awal yang menandai seseorang mengalami gangguan kanker pada mulut rahim, biasanya dapat dilihat dari siklus menstruasi dalam diri mereka yang terjadi secara tidak rutin.

Apabila hal tersebut terjadi, akan sangat disarankan bagi wanita tersebut untuk segera melakukan pemeriksaan secara lebih mendalam pada dokter yang memang berkompeten. Pap smear merupakan salah satu tes dan cara untuk mengetahui kondisi kesehatan mulut rahim pada diri wanita. Oleh karena itu tes ini sangat dianjurkan untuk dapat dilakukan secara rutin oleh seorang wanita, agar pendeteksian dini dapat dilakukan.

Kanker serviks atau mulut rahim yang dapat dideteksi sejak dini, memungkinkan penderitanya dapat melakukan pengobatan dan penyembuhan dengan mudah dan cepat. Hal ini akan berbeda jika kanker mulut rahim ini baru diketahui setelah berada dalam tingkatan akhir. Kanker serviks stadium 4 selain membutuhkan pengobatan secara intensif, terkadang juga akan membawa dampak yang sangat menyakitkan bagi penderitanya. Oleh karenanya deteksi kanker sejak dini.